Wednesday, February 2, 2011

45 Karyawan PT SMU Terancam Di PHK

SAMBAS - Site Manager PT Setia Mulia Utama, Hj Fharlisa Djuhardi mewakili 45 karyawannya meminta kejelasan nasib karyawan yang bergerak di bidang material galian C dan batu  di Desa Sempalai Sebedang, Sebawi terkait tergangtungnya proses hukum dan perizinan pertambangan saat ini. 

Ia mengungkapkan apabila tidak ada kejelasan hukum dan perpanjangan pertambangan, maka seluruh karyawan terpaksa dirumahkan atau terjadi PHK.

"Awalnya kasus tersebut  pada 6 Desember lalu, karyawan kita melakukan blasting atau peledakan bahan galian  seperti biasa yang merupakan  kegiatan rutin seperti biasa yang disaksikan polisi dan berjalan lancar, namun  7 Desember polisi datang, dan melakukan pemanggilan surat panggilan terhadap tiga karyawan kami," ujar Hj Fharlisa Djuhardi kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (28/2/2013).

Dikatakan, kemudian pada 8 Desember paginya datang kembali, namun menolak dan meminta photocopy surat perintah penangkapan namun tidak mau.

"Saya menolak untuk dipanggil terhadap karyawan saya. Kemudian pada 4 Januari 2013 sekitar pukul 10.30 WIB, Kapolres Sambas bersama sekitar 70 anggota Dalmas lengkap dengan reskrim dan Intel serta Provos mendatangi lokasi kami, kami seperti mau diserang saja, dan cukup menggagetkan kami," katanya.


Penulis : Suhendra Yusri
Editor : Jamadin
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© BBC.WEB.ID Powered by Blogger